Senin, 16 Maret 2015




Bagi Marquez, Ducati Produk CacatDOHA - Disingkirkan Ducati ke posisi kedua pada tes pramusim di Sirkuit Losail, juara dunia 2014, Marc Marquez masih tetap percaya diri. Menurutnya, motor baru Ducati Desmosedici GP15 punya kekurangan alias cacat.
Marquez hanya finis kedua dengan catatan waktu 1 menit 55.091 detik saat melakoni tes pramusim terakhir hari kedua di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (15/3/2015). Andrea Dovizioso yang mengendarai Desmosedici GP15 dengan ban lunak finis pertama.
Kendati kalah saing dengan Dovizioso, Marquez tidak melihat Ducati sebagai ancaman serius di perlombaan musim ini. Menurut pembalap berjuluk Baby Alien itu, Ducati memiliki cacat yang menjadi kelemahan utama tim itu.
“Saya tidak yakin Ducati akan menggunakan ban sangat lunak sepanjang balapan musim ini, mereka bisa kehilangan satu detik karenanya,” kata Marquez, mengutip Crash, Senin (16/3/2015).
Menurut Marquez, Ducati hanya akan fokus memenangkan tiga grand prix pembuka pada musim ini. Pasalnya, penggunaan ban sangat lunak akan membuat Ducati sering mengganti ban saat perlombaan. “Pada akhirnya, jelas bahwa saingan kita adalah pembalap Yamaha dan Dani (Pedrosa). Mereka adalah rival kami untuk kejuaraan. Di beberapa titik tertentu, Ducati akan berada di sana, di depan, tetapi mereka memiliki cacat,” imbuhnya. (Susanto/Sindo News.com)
MANCHESTER, KOMPAS.com - Manajer Manchester United, Louis van Gaal, senang melihat para pemainnya bisa bereaksi positif usai kalah dari Arsenal pada pekan lalu, dengan meraih kemenangan atas Tottenham Hotspur, Minggu (15/3), di Stadion Old Trafford. 
Tiga gol kemenangan MU pada laga tersebut dicetak pada babak pertama, masing-masing oleh Marouane Fellaini, Michael Carrick, dan Wayne Rooney. Kemenangan ini pun memantapkan posisi Setan Merah di peringkat keempat klasemen sementara. 
“Usai kalah dari Arsenal, pertandingan melawan Tottenham adalah laga penting bagi kami,” ungkap Van Gaal usai pertandingan. 
“Kekalahan dari Arsenal merupakan kekecewaan yang amat besar. Tapi, saya punya perasaan positif lantaran semangat para pemain. Mereka berlatih tak terpengaruh kekalahan dari Arsenal," lanjut mantan pelatih timnas Belanda itu.

"Selama 25 tahun sebagai pelatih, saya tak pernah melihat semangat sebesar itu kala tim baru menerima kekalahan,” terang dia.  
Van Gaal juga puas melihat permainan yang ditunjukkan Wayne Rooney dkk. Dia juga memuji Carrick sebagai salah satu gelandang terbaik miliknya.